Gladi bersih ini menjadi tahapan penting sebelum TKA utama
berlangsung, yaitu sebagai persiapan teknis dan administratif agar TKA utama
dapat berjalan lancar. Kegiatan ini dirancang untuk memastikan setiap murid
telah familiar dengan mekanisme ujian yang ada.
Gladi bersih tidak hanya menjadi latihan formal, tetapi juga
edukasi bagi murid, dikarenakan seluruh murid diberikan akun sesuai identitas
yang terdaftar dalam sistem pendataan TKA, sehingga pengalaman selama mengikuti
gladi bersih sama dengan waktu pelaksanaan TKA utama. Murid belajar bagaimana cara
login, memasukkan token, mengerjakan soal, hingga menyelesaikan tes. Pendekatan
ini membantu murid mengurangi kecemasan dan membangun kepercayaan diri menghadapi
TKA.
SMP Negeri 1 Gumelar akan melaksanakan Gladi bersih Tes
Kemampuan Akademik (TKA) secara mandiri di gelombang pertama dan gelombang
kedua yaitu tanggal 9 dan 10 Maret 2026. Dari 199 murid kelas IX yang sudah
mendaftar untuk mengikuti TKA, mereka akan melaksanakan gladi bersih yang di bagi menjadi 2 ruang dan 3 sesi.
Pelaksanaan gladi bersih juga mencakup peserta dari semua
satuan pendidikan, baik yang mengikuti TKA secara mandiri maupun menumpang.
Mekanisme ini memastikan bahwa setiap murid telah memahami
alurnya dan dapat mengikuti proses dengan lancar, terutama di sekolah dengan
jumlah peserta yang banyak.
Melansir dari website Kemendikdasmen, secara teknis
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), Rahmawati, menegaskan bahwa gladi
bersih merupakan bagian krusial dalam penguatan sistem dan layanan. “Setelah
tahap simulasi, Pusmendik akan melaksanakan gladi bersih sebagai tahapan teknis
lanjutan. Gladi bersih berbeda dengan simulasi karena dilaksanakan dengan skema
dan kondisi yang mendekati pelaksanaan sebenarnya, termasuk kesiapan sistem,
prosedur, dan koordinasi petugas. Fungsinya adalah memastikan seluruh aspek
teknis berjalan optimal serta meminimalkan potensi kendala saat pelaksanaan
TKA,” jelas Rahmawati.
Jadwal gladi bersih telah dibagi dalam beberapa gelombang
untuk memudahkan pengaturan dan partisipasi murid. Gelombang pertama
dilaksanakan pada 9-10 Maret, gelombang kedua pada 11-12 Maret, dan gelombang
khusus pada 14-15 Maret. Gelombang ketiga akan berlangsung pada 16-17 Maret,
sedangkan gelombang tambahan yang diberikan pada 30-31 Maret memberikan
kesempatan tambahan bagi sekolah yang membutuhkan waktu lebih.
Dengan waktu ekstra, diharapkan sekolah berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan TKA berlangsung lancar, aman, dan memberikan layanan terbaik bagi seluruh peserta dan dapat memastikan semua murid berpartisipasi aktif, memahami aplikasi ujian, dan siap menghadapi TKA utama tanpa hambatan.

0 comments:
Posting Komentar